Warga Jakarta Perlu Kritisi Laporan Dana Kampanye Peserta Pemilu


Peraturan KPU No.17 Tahun 2013, tentang Pedoman Pelaporan Dana Kampanye 2014, menegaskan bahwa laporan awal dana kampnye peserta pemilu wajib merinci sumber dana kampanye parpol dan caleg, rincian sumbangan perorangan, rincian sumbangan kelompok, dan rincian sumbangan badan usaha bukan pemerintah.

Caleg tidak berkewajiban secara langsung ke KPU, tapi hanya wajib melaporkan dana kampanye mereka ke partai masing-masing. Sehingga masyarakat bisa mengukur sejauhmana partai, caleg, dan calon DPD yang mengedepankan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana kampanye.

Ada kesan inpossible jika peserta pemilu yang nihil laporannya, sementara sering bersosialisasi,membuat dan memasang alat peraga atau kartu nama.

Sehingga dari laporan yang telah kami share, masyarakat  dapat melihat mana peserta pemilu yang jujur dan dapat dipercaya sehingga makin meyakinkan untuk memilihnya pada 9 April 2014. Atau makin meneguhkan pendirian  masyarakat untuk memberikan sanksi politik tidak memilihnya kepada peserta pemilu yang terkesan kurang transparan dan tidak jujur dalam melaporkan dana kampanye.

Audit dana kampanye dimulai 15 hari setelah hari H, Dana kampanye parpol yang sudah disetorkan ke KPU berbentuk  penerimaan dan pengeluaran dana kampanye kemudian diserahkan kepada kantor akuntan publik pada 24 April 2014. Audit langsung dimulai pada tanggal 25 April sampai tanggal 25 Mei 2014. Untuk Satu KAP (Kantor Akuntan Publik) maksimal  menangani dua partai politik

Berikut Jadwal penyerahan dan audit dana kampanye parpol pemilu 2014:10-24 April 2014 Penyerahan laporan dana kampanye kepada akuntan public;

25 April-25 Mei 2014 Audit dana kampanye oleh KAP;

26-27 Mei 2014 Penyerahan hasil audit dana kampanye kepada KPU Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota;

28 Mei-3 Juni 2014 Penyampaian hasil audit dana kampanye oleh KPU Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota;

4-13 Juni 2014 Pengumuman hasil audit penerimaan dan penggunaan dana kampanye

Peran penting juga perlu dimainkan  oleh Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang perlu menelusuri dan memeriksa sistem keuangan dana kampanye masing-masing peserta pemilu.

Harapan kita, melalui pemilu 9 April 2014 terjadi perubahan untuk Indonesia yang lebih baik, terpilihnya pemimpin-pemimpin yang mementingkan kesejahteraan rakyat..

3 Balasan ke Warga Jakarta Perlu Kritisi Laporan Dana Kampanye Peserta Pemilu

  1. Budi mengatakan:

    pak, data dct caleg dpd dan dprd dki di situs mediacentre kpu dki jakarta apa di-hack orang yg tidak bertanggung jawab?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: