anarkisme


Anarkisme adalah keyakinan politik bahwa seharusnya tidak ada pemerintahan, hukum, polisi, atau otoritas lain,. Masyarakat harus menjadi asosiasi bebas dari semua anggotanya. Anarkisme pada dasarnya merupakan filsafat yang terus-menerus berdebat dengan berbagai sudut pandang. Contoh dari satu sudut pandang tersebut adalah bahwa William Godwin, seorang filsuf anarkis penting di Britania pada abad ke-18, yang percaya bahwa eutanasia “pemerintah” akan dicapai melalui “reformasi moral individu”.
simbol anarkisme
Anarkisme adalah sebuah filsafat politik yang memperhitungkan ide dan sikap yang melihat Negara dan pemerintah menjadi tidak diperlukan karena menindas, dan atau berbahaya, serta mempromosikan penghapusan itu semua dalam preferensi filsafat anarkis.
Individu anarkis mungkin atau mungkin tidak memiliki kriteria yang lebih atau kurang atas apa yang merupakan anarkisme, dan anarkis sering tidak setuju satu sama lain tentang apa kriteria ini.
Anarkisme sebagai teori politik bertujuan untuk menciptakan anarki, tidak adanya kontrol yang berdaulat. Dengan kata lain, anarkisme adalah teori politik yang bertujuan untuk menciptakan masyarakat di mana individu-individu bebas bekerja sama bersama sebagai kesatuan. anarkisme menentang segala bentuk kontrol hirarkis – adalah bahwa kontrol oleh negara atau kapitalis – sebagai berbahaya bagi individu dan individualitas. Hal inilah yang membedakan anarkisme dengan komunisme dan sosialisme, dimana tidak diperlukannya control otoritas terhadap masyarakat atau individu.
Namun, “anarkisme” dan “anarki” secara umum sering salah diartikan, kata-kata yang digunakan untuk menggantikan “kekacauan” atau “tanpa ketertiban,” dan sebagainya, dengan implikasi, anarkis keinginan kekacauan sosial dan kembali ke “hukum rimba”.
Anarkisme sebenarnya tidak berhubungan dengan kekacauan, kematian dan kehancuran. Anarkis bukan teroris yang membawa bom, juga bukan orang yang suka merusak fasilitas umum atau membakar mobil.. Gambaran seram tentang anarkis begitu diterima. Negara dan Pers serta berbagai macam otoriter menggunakan segala cara untuk menyajikan anarki sebagai jalan kekerasan untuk kekacauan dan pembantaian. Banyak dari kita sependapat bahwa membicarakan anarkisme sebagai gagasan adalah omong kosong. Tetapi patut dicermati ajaran, anarkisme sudah mulai banyak pengikutnya seiring dengan kegagalan kapitalisme, liberalisme dan krisis kepemimpinan di beberapa tempat dan negeri tercinta ini………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: