RUSUH TOLI-TOLI


Pemilukada Kabupaten Toli-toli, Sulawesi Tengah, yang harusnya dilakukan hari ini Rabu, 02/06/2010, akhirnya ditunda. Terjadi rusuh Pemilukada Toli-toli yang bermula dari meninggalnya cawabup Amirudin Nua pada 26 Mei 2010 lalu. Memanasnya situasi politik di Kabupaten Tolitoli disebabkan oleh ketidakpastian apakah calon Bupati Asiz Bestari dibolehkan atau tidak melaju pada pemilu kada setelah calon wakilnya, Amiruddin Nua, meninggal dunia pada saat masa kampanye.Pada hari yang sama cawabup meninggal, KPU pusat memutuskan pasangan dari Amirudin tetap bisa ikut pemilukada. Pemilukada tetap dilanjutkan berdasar surat KPU no 320/KPU/V/2010, tetapi 29 Mei 2010, KPU mencabut keputusan itu. Hal itu menimbulkan pro-kontra di masyarakat, menyusul kemudian surat jawaban Menteri Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) bernomor : 131.72/1460/OTDA/2010 yang menjawab surat Gubernur Sulteng terkait Pemilukada Tolitoli dan menyatakan menggugurkan H Aziz Bestari dari bursa pencalonan Bupati. Ketidak konsistenan ini berakibat menimbulkan kontroversi yang akhirnya memicu kemarahan pendukung pasangan nomor urut 1 (Aziz-Amir).Akibatnya, pendukung Amirudin mengamuk. Mereka membakar kertas suara. Sedikitnya dua bangunan milik Pemda diantaranya, kantor PPK Kecamatan Baolan dan Kantor Camat Dampal Selatan dibakar massa bersama dengan logistik Pemilu, kotak dan kertas suara. Tidak hanya itu, kertas dan kotak suara beberapa kecamatan lain seperti Kecamatan Dampal Utara, Dondo, Basidondo, Ogodeide serta Tolitoli Utara juga menjadi sasaran pembakaran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: